RBAN Ukir Prestasi, Lolos Program Sekolah Literasi Indonesia (SLI) 2026
Pengumuman itu akhirnya tiba. Melalui unggahan di Instagram @sekolahliterasi.id, pada 25 Maret 2026, Rumah Baca Anak Nagari (RBAN) resmi menjadi salah satu dari lima Taman Bacaan Masyarakat yang terpilih mengikuti program rintisan dalam Sekolah Literasi Indonesia 2026 yang digagas oleh Dompet Dhuafa.

Perjalanan menuju hasil ini tidaklah singkat. RBAN harus melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari seleksi berkas, wawancara, hingga asesmen wilayah. Namun, proses panjang itu tidak menyurutkan semangat tiga wakil RBAN yang terus berjuang hingga akhir.
Saat kabar kelulusan itu diterima, suasana di RBAN langsung dipenuhi rasa bahagia. Senyum dan syukur terlihat jelas dari wajah Sry, Yosi, dan Hernan.
“Alhamdulillah ya Allah, akhirnya kami lolos!” ujar Hernan dengan penuh haru.
Terpilihnya tiga wakil RBAN dalam program SLI 2026 menjadi kebanggaan tersendiri. Apalagi, seleksi dilakukan secara nasional dengan persaingan yang cukup ketat.
Bagi Sry, founder RBAN, ini adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang.
“Semoga selama tiga tahun ke depan kami bisa belajar banyak dari program SLI. Ilmu yang didapat nanti ingin kami terapkan untuk mengembangkan RBAN dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Bagi RBAN, pencapaian ini bukan hanya tentang lolos seleksi, tetapi juga menjadi langkah baru untuk terus tumbuh dan memberi dampak yang lebih luas. Pencapaian ini juga tidak lepas dari dukungan banyak pihak yang selama ini membersamai perjalanan RBAN.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bunda Literasi Kabupaten Agam, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Agam, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Wali Nagari Gadut, serta para pengurus dan relawan Rumah Baca Anak Nagari yang telah mendukung hingga kami bisa sampai di titik ini,” ujar Hasan, Ketua RBAN, yang turut merasa bangga dan bahagia atas capaian tersebut.
Kebanggaan ini juga dirasakan oleh Sumatera Barat. Dua TBM dari Ranah Minang berhasil menembus tahap akhir seleksi, yaitu Rumah Baca Anak Nagari dan Taman Ilmu H Abdul Moeis Hj Syamsiar di Kabupaten Solok. Sebuah capaian yang semakin menguatkan semangat literasi dari daerah untuk Indonesia.
Salam Literasi!

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.