RBAN Tembus 8 Besar Nasional, Asesor SLI Rampungkan Penilaian Akhir Program Pelita 6 2026

Gadut, Agam — Rumah Baca Anak Nagari (RBAN) kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Komunitas literasi yang berbasis di Nagari Gadut ini berhasil menembus delapan besar nasional Program Pelita 6 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Sekolah Literasi Indonesia (SLI) di bawah naungan Dompet Dhuafa.

Sebagai bagian dari tahapan akhir seleksi, Asesor Wilayah SLI, Kak Maya, melakukan kunjungan lapangan pada 2–3 Maret 2026. Kunjungan ini menjadi proses penting dalam menentukan peserta yang akan melaju ke tahap selanjutnya.

Foto Bersama saat audiensi ke Kantor Wali Nagari Gadut

Hari pertama diawali dengan audiensi di Kantor Wali Nagari Gadut. Dalam pertemuan tersebut, Kak Maya memaparkan tujuan dan manfaat Program Pelita 6, yang dirancang untuk memperkuat kapasitas penggerak literasi berbasis komunitas agar mampu membangun gerakan yang terstruktur, berdampak, dan berkelanjutan.

Wali Nagari Gadut, Edison, menyampaikan apresiasi atas capaian RBAN yang dinilai telah mengharumkan nama nagari di tingkat nasional.

“Kami berterima kasih kepada RBAN yang telah membawa nama Nagari Gadut ke panggung nasional. Semoga RBAN lolos dan semakin mengembangkan gerakan literasi di nagari kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara SLI dan Pemerintah Nagari Gadut sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Program Pelita 6.

Foto Bersama saat Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Temu RBAN

Kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Temu RBAN bersama 15 pengurus dan relawan. Selama dua jam, diskusi berlangsung aktif dan reflektif. Peserta membahas persoalan literasi di wilayah, memetakan potensi komunitas, mengevaluasi program yang telah berjalan, serta merumuskan strategi pengembangan ke depan.

Pada hari berikutnya, tim asesor bersama calon peserta Pelita 6 dari RBAN—Sry Eka Handayani, Yosi, dan Hernan Pratama—melakukan audiensi ke Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Agam di Lubuk Basung, sekitar 60 kilometer dari Gadut. Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Agam.

Foto Bersama Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Agam

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Agam, Ibu Roza Linda, menyampaikan apresiasi atas capaian RBAN.

“Saya berharap 28 TBM di Kabupaten Agam juga dapat mengikuti program ini ke depannya,” katanya.

Audiensi ditutup dengan penandatanganan kerja sama antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Agam dan SLI sebagai bentuk komitmen mendukung pelaksanaan Program Pelita 6 Tahun 2026. Selain itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Agam juga mengirimkan surat dukungan resmi kepada RBAN sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat gerakan literasi berbasis komunitas.

Kunjungan asesor ini tidak hanya menjadi bagian dari proses penilaian, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara komunitas, pemerintah nagari, dan pemerintah daerah. Dari Nagari Gadut, semangat literasi terus tumbuh dan melangkah menuju panggung nasional—membawa harapan bagi masa depan generasi yang lebih berdaya melalui literasi.

 

%d blogger menyukai ini: